Karangsambung day-3
8 Juni 2009
Hari ini adalah hari ketiga dari 12 hari kuliah lapangan di Karangsambung. Seperti biasa, kami sudah berada di ruang makan jam 06.45 untuk sarapan. Kemudian dilanjutkan berkumpul di gerbang untuk ke lapangan.
Kali ini kami harus menggunakan bus untuk ke lokasi karena lokasinya tersebar di wilayah yang cukup jauh, dengan lokasi terjauh berjarak sekitar 12 km dari kampus. Hari kami melakukan pengamatan di wilayah utara karangsambung.
Jam 08.00 kami berangkat dengan menggunakan 4 bus.
Pemberhentian I : Merupakan singkapan batuan sedimen rijang, yang merupakan batuan yang terbentuk di atas zona divergen (Mid Oceanic Ridge), dan singkapan batuan beku basalt berupa ava bantal yang juga terbentuk di Mid Oceanic Ridge.
Pemberhentian II: Merupakan singkapan batuan metamorf Philite yang terbentuk akibat adanya tekanan tinggi di zona konvergen (subduksi) di palung laut. Batuan metamorf ini membentuk sebuah bukit disini. Mineral yang cukup jelas terlihat adalah mika. Terdapat juga beberapa batu kuarsit disana-sini.
Pemberhentian III: Merupakan singkapan batuan metamorf metasedimen, yang berupa batuan pasir yang telah mengalami metamorphosis dengan proses yang sama seperti pemberhentian II. Batuan ini juga membentuk sebuah bukit.
Pemberhentian IV : Merupakan daerah melange sedimen, Dari sini bisa melihat bukit-bukit di kanan, kiri, dan depan. Di kanan ada perbukitan dengan batuan melange dengan umur pre-tersier, di depan ada batuan sedimen, di kiri bisa dilihat perbukitan dengan batuan beku. Dari sini bisa cukup melihat bahwa di wilayah ini terkumpul hampir semua jenis batuan dengan struktur geologi yang rumit.
Pemberhentian V : Merupakan singkapan batuan metamorf serpentine. Serpentine merupakan batuan metamorf yang terbentuk di mantel bumi dengan kedalaman sekitar 4000 km dari permukaan yang akhirnya bisa tersingkap disini.Singkapan batuan ini sangatlah langka dan jarang ditemui di bumi.
Pemberhentian VI: Jalan menyusuri sawah sejauh 200 meter, didapati singkapan Boudin dan matrix lempung yang sudah terkompakkan. Batuan ini merupakan batuan pasir yang termetamorfosis dan tertekan menjadi balok-balok di palung.
Pemberhentian VII: berjalan masuk lagi sejauh 200 meter, didapati singkapan batu rijang yang sangat besar dan lava bantal. Singkapan ini juga jarang dijumpai di muka bumi.
Pemberhentian VIII: merupakan singkapan batuan metamorf schist di dasar sungai. Schist merupakan batuan yang terbentuk di daerah dengan derajat metamorphosis tinggi dengan tekanan yang tinggi. Mineral yang terlihat adalah mineral mika.
Kami kembali lagi di asrama jam 15.00 untuk istirahat. Jam 18.30 sudah berkumpul lagi di ruang makan untuk makan malam. Menu kali ini adalah sate. Jam 19.15 dilanjutkan kuliah geologi karangsambung dari Pak Agus.
Jam 21.00 setelah kuliah selesai dan kuiz, kami turun lagi ke ruang makan untuk coffe and snack time dan berdikusi, kemudian dilanjutkan istirahat malam jam 21.30.
Monday, 8 June 2009
Sunday, 7 June 2009
Kuliah Lapangan di Karangsambung (day 2)
Karangsambung, day-2
7 Juni 2009
Hari ini adalah hari kedua dari 12 hari di Karangsambung. Hari ini fullday di lapangan. Kegiatan dimulai pukul 04.45 untuk bangun tidur, dilanjutkan dengan mandi, dan sholat subuh.
Jam 06.30 semua sudah berkumpul di ruang makan, untuk sarapan. Menu kali ini adalah telur dan mie goreng. Makan selesai jam 07.15 dan langsung menuju gerbang untuk melaksanakan materi awal, yaitu penjelasan tentang penggunaan kompas dan pembacaan peta kontur.
Jam 08.00 mulai dilanjutkan perjalanan mengamati singkapan batuan.
Pos I : adalah singkapan batuan beku diabas di Gunung Parang. Singkapan ini merupakan intrusi bakuan beku yang berbentuk kekar kolom.
Pos II : adalah singkapan batuan basalt di dasar sungai/kali Mandala, yang diselingi batuan lempung di bawah. Batuan basalt ini mengalami breksiasi yang kemungkinan diakibatkan oleh adanya sesar.
Pos III: adalah singkapan batuan lempung di dasar sungai / kali Jebluk. Di sini, terlihat adanya perlipatan kecil (micro fold) pada batuan lempung karena daerah tersebut merupakan daerah utama sesar. Sedikit naik ke atas, akan dijumpai batuan lempung yang berwarna merah, yang merupakan efek bakar akibat adanya kontak antara batuan lempung dan batuan beku diabas di gunung Parang yang saat itu masih berupa lava.
Pos IV: adalah singkapan batuan gamping di dekat kampus Karangsambung yang berumur Eocene dan didapati fosil binatang.
Selesai ke pos IV,, jam sudah menunjukkan jam 12.30 dan akhirnya kami makan siang sampai jam 13.10. Setelah jam 13.10 dilanjutkan lagi ke pos selanjutnya. Tidak ada waktu untuk sholat Dhuhur.
Pos V: adalah Gunung Warusambung yang lokasinya cukup jauh dan harus menanjak cukup tinggi. Disini didapati singkapan batuan Rijang dan Gamping yang berselang-seling yang sudah terdeformasi sehingga perlapisannya horizontal. Batu Rijang dan Gamping ini merupakan batuan yang terendapkan dan terbentuk di dasar laut/samudera di kedalaman sekitar 4000 meter di Mid Oceanic Ridge, yang akhirnya ter-uplift disini karena proses tektonik. Dari sini juga bisa melihat daerah Karangsambung secara keseluruhan sehingga bisa membuat sketsa daerah secara lengkap. Disini bisa terlihat wilayah karangsambung yang berupa sinklin dan antiklin.
Jam 15.30 sudah mulai turun hujan, akhirnya kami kembali ke asrama.
Jam 16.30 sampai di asrama, mandi, sholat, cuci-cuci pakaian yang kotor berat akibat ke lapangan tadi. Tak terasa sudah jam 18.00, akhirnya dilanjutkan dengan sholat Maghrib.
Jam 18.30 ke ruang makan, dengan terlebih dulu nge-tag kursi untuk kuliah nanti, karena kalau todak, maka akan dapat kursi yang paling belakang sehingga tidak bisa mendengarkan kuliah dengan jelas.
Jam 18.40 makan malam dimulai, menu kali ini adalah nasi, sayur lodeh, ikan lele, dan telur.
Jam 19.15 makan malam selesai, dilanjutkan dengan kuliah malam hari. Kali ini adalah kuliah dari Pak Sukendar Asikin tentang geologi Karangsambung. Ternyata kuliah ini cukup menyenangkan karena benar-benar menjelaskan geologi daerah ini dan menjelaskan proses terbentuknya. Dari kuliah ini baru saya tahu bahwa pulau Jawa pada dulunya terpisah dengan daerah Jawa Timur bagian selatan dan timur merupakan pulau yang terpisah, dan akhirnya bertemu/bertabrakan dengan pulau Sunda purba (tempat wilayah pulau jawa lainnya) dan menyebabkan adanya daerah kolisi dengan struktur geologi yang cukup kompleks. Hal ini bisa menjelaskan terbentuknya pegunungan kapur di Jawa Timur dan Jawa Tengah bagian utara.
Jam 21.00 kuliah selesai dan dilanjutkan kuis sebentar, kemudian dilanjutkan dengan coffee dan snack time.
Jam 20.00 kembali ke kamar masing-masing untuk istirahat dan persiapan kegiatan besok pagi hari lagi.
7 Juni 2009
Hari ini adalah hari kedua dari 12 hari di Karangsambung. Hari ini fullday di lapangan. Kegiatan dimulai pukul 04.45 untuk bangun tidur, dilanjutkan dengan mandi, dan sholat subuh.
Jam 06.30 semua sudah berkumpul di ruang makan, untuk sarapan. Menu kali ini adalah telur dan mie goreng. Makan selesai jam 07.15 dan langsung menuju gerbang untuk melaksanakan materi awal, yaitu penjelasan tentang penggunaan kompas dan pembacaan peta kontur.
Jam 08.00 mulai dilanjutkan perjalanan mengamati singkapan batuan.
Pos I : adalah singkapan batuan beku diabas di Gunung Parang. Singkapan ini merupakan intrusi bakuan beku yang berbentuk kekar kolom.
Pos II : adalah singkapan batuan basalt di dasar sungai/kali Mandala, yang diselingi batuan lempung di bawah. Batuan basalt ini mengalami breksiasi yang kemungkinan diakibatkan oleh adanya sesar.
Pos III: adalah singkapan batuan lempung di dasar sungai / kali Jebluk. Di sini, terlihat adanya perlipatan kecil (micro fold) pada batuan lempung karena daerah tersebut merupakan daerah utama sesar. Sedikit naik ke atas, akan dijumpai batuan lempung yang berwarna merah, yang merupakan efek bakar akibat adanya kontak antara batuan lempung dan batuan beku diabas di gunung Parang yang saat itu masih berupa lava.
Pos IV: adalah singkapan batuan gamping di dekat kampus Karangsambung yang berumur Eocene dan didapati fosil binatang.
Selesai ke pos IV,, jam sudah menunjukkan jam 12.30 dan akhirnya kami makan siang sampai jam 13.10. Setelah jam 13.10 dilanjutkan lagi ke pos selanjutnya. Tidak ada waktu untuk sholat Dhuhur.
Pos V: adalah Gunung Warusambung yang lokasinya cukup jauh dan harus menanjak cukup tinggi. Disini didapati singkapan batuan Rijang dan Gamping yang berselang-seling yang sudah terdeformasi sehingga perlapisannya horizontal. Batu Rijang dan Gamping ini merupakan batuan yang terendapkan dan terbentuk di dasar laut/samudera di kedalaman sekitar 4000 meter di Mid Oceanic Ridge, yang akhirnya ter-uplift disini karena proses tektonik. Dari sini juga bisa melihat daerah Karangsambung secara keseluruhan sehingga bisa membuat sketsa daerah secara lengkap. Disini bisa terlihat wilayah karangsambung yang berupa sinklin dan antiklin.
Jam 15.30 sudah mulai turun hujan, akhirnya kami kembali ke asrama.
Jam 16.30 sampai di asrama, mandi, sholat, cuci-cuci pakaian yang kotor berat akibat ke lapangan tadi. Tak terasa sudah jam 18.00, akhirnya dilanjutkan dengan sholat Maghrib.
Jam 18.30 ke ruang makan, dengan terlebih dulu nge-tag kursi untuk kuliah nanti, karena kalau todak, maka akan dapat kursi yang paling belakang sehingga tidak bisa mendengarkan kuliah dengan jelas.
Jam 18.40 makan malam dimulai, menu kali ini adalah nasi, sayur lodeh, ikan lele, dan telur.
Jam 19.15 makan malam selesai, dilanjutkan dengan kuliah malam hari. Kali ini adalah kuliah dari Pak Sukendar Asikin tentang geologi Karangsambung. Ternyata kuliah ini cukup menyenangkan karena benar-benar menjelaskan geologi daerah ini dan menjelaskan proses terbentuknya. Dari kuliah ini baru saya tahu bahwa pulau Jawa pada dulunya terpisah dengan daerah Jawa Timur bagian selatan dan timur merupakan pulau yang terpisah, dan akhirnya bertemu/bertabrakan dengan pulau Sunda purba (tempat wilayah pulau jawa lainnya) dan menyebabkan adanya daerah kolisi dengan struktur geologi yang cukup kompleks. Hal ini bisa menjelaskan terbentuknya pegunungan kapur di Jawa Timur dan Jawa Tengah bagian utara.
Jam 21.00 kuliah selesai dan dilanjutkan kuis sebentar, kemudian dilanjutkan dengan coffee dan snack time.
Jam 20.00 kembali ke kamar masing-masing untuk istirahat dan persiapan kegiatan besok pagi hari lagi.
Saturday, 6 June 2009
Kuliah Lapangan di Karangsambung (day 1)
Karangsambung day-1
06 Juni 2009
Hari ini adalah hari pertama dari 12 hari kuliah lapangan di Karangsambung, Kebumen, Jawa Tengah. Berangkat dari Bandung tadi pagi menggunakan kereta ekonomi Pasundan. Kami menyewa satu gerbong, yang isinya penuh mahasiswa Teknik Geofisika semua. Kereta berangkat jam 6.30 tepat dari stasiun Kiaracondong.
Jam 14.00 kami tiba di stasiun Kebumen, untuk kemudian melanjutkan perjalanan ke Karangsambung menggunakan bus.
Jam 15.00 kami tiba di kampus geologi karangsambung, untuk kemudian langsung menuju ke kamar masing-masing di asrama yang sudah disediakan. Kamar yang ada di asrama ini cukup bagus, dengan satu kamar berisi 4 orang.Setelah menata kamar, kami bersih-bersih diri dan kemudian mendapat makan siang.
Jam 18.45 kami berkumpul lagi di ruang makan untuk makan malam, kemudian dilanjutkan dengan kuliah perdana tentang sketsa. Selama kuliah juga dijelaskan tata tertib dan rencana kegiatan selama di karangsambung ini. Skedulnya setiap hari kira-kira seperti ini:
06.45 Sudah harus ada di meja makan, untuk makan pagi
07.30 Berangkat ke lapangan
12.00 Makan siang di lapangan
16.00 Sampai di kampus, bersih-bersih dan istirahat sebentar
18.45 Makan malam
19.15 Kuliah
21.00 Coffee dan snack time, sekaligus mengerjakan tugas dan laporan
22.00 Tidur
Peraturannya kira-kira seperti ini:
1. Harus selalu ontime, tidak boleh telat
2. Harus sudah ada di meja makan sebelum dosen datang, kalo dosen sudah datang tidak boleh masuk lagi,, yang artinya tidak mendapat makan
3. Tidak boleh berbicara selama 30 menit di ruang makan.
4. Tidak boleh sakit selama disini
Dan masih ada beberapa aturan lagi, yang kesemuanya kalo dilanggar,, akan mengakibatkan nilai kuliah ini menjadi jelek,, setidaknya begitulah ancaman yang diberikan. Apalagi kalau peraturan nomor 4 dilanggar,, akan mengakibatkan pemulangan dan tidak lulus kuliah ini.
Setelah kuliah, jam 21.00 kami kembali ke ruang makan untuk coffee break, dan dilanjutkan pembagian peralatan selama di lapangan seperti kompas, lup, palu, dan peta geologi lapangan.
Btw,, disini tidak ada sinyal 3G sepertinya.. Modem smart yang saya bawa juga tidak berguna karena tidak ada sinyal smart sama sekali.. Akhirnya saya sekarang terpaksa menggunakan sinyal gpts im3 yang lemot ini..
06 Juni 2009
Hari ini adalah hari pertama dari 12 hari kuliah lapangan di Karangsambung, Kebumen, Jawa Tengah. Berangkat dari Bandung tadi pagi menggunakan kereta ekonomi Pasundan. Kami menyewa satu gerbong, yang isinya penuh mahasiswa Teknik Geofisika semua. Kereta berangkat jam 6.30 tepat dari stasiun Kiaracondong.
Jam 14.00 kami tiba di stasiun Kebumen, untuk kemudian melanjutkan perjalanan ke Karangsambung menggunakan bus.
Jam 15.00 kami tiba di kampus geologi karangsambung, untuk kemudian langsung menuju ke kamar masing-masing di asrama yang sudah disediakan. Kamar yang ada di asrama ini cukup bagus, dengan satu kamar berisi 4 orang.Setelah menata kamar, kami bersih-bersih diri dan kemudian mendapat makan siang.
Jam 18.45 kami berkumpul lagi di ruang makan untuk makan malam, kemudian dilanjutkan dengan kuliah perdana tentang sketsa. Selama kuliah juga dijelaskan tata tertib dan rencana kegiatan selama di karangsambung ini. Skedulnya setiap hari kira-kira seperti ini:
06.45 Sudah harus ada di meja makan, untuk makan pagi
07.30 Berangkat ke lapangan
12.00 Makan siang di lapangan
16.00 Sampai di kampus, bersih-bersih dan istirahat sebentar
18.45 Makan malam
19.15 Kuliah
21.00 Coffee dan snack time, sekaligus mengerjakan tugas dan laporan
22.00 Tidur
Peraturannya kira-kira seperti ini:
1. Harus selalu ontime, tidak boleh telat
2. Harus sudah ada di meja makan sebelum dosen datang, kalo dosen sudah datang tidak boleh masuk lagi,, yang artinya tidak mendapat makan
3. Tidak boleh berbicara selama 30 menit di ruang makan.
4. Tidak boleh sakit selama disini
Dan masih ada beberapa aturan lagi, yang kesemuanya kalo dilanggar,, akan mengakibatkan nilai kuliah ini menjadi jelek,, setidaknya begitulah ancaman yang diberikan. Apalagi kalau peraturan nomor 4 dilanggar,, akan mengakibatkan pemulangan dan tidak lulus kuliah ini.
Setelah kuliah, jam 21.00 kami kembali ke ruang makan untuk coffee break, dan dilanjutkan pembagian peralatan selama di lapangan seperti kompas, lup, palu, dan peta geologi lapangan.
Btw,, disini tidak ada sinyal 3G sepertinya.. Modem smart yang saya bawa juga tidak berguna karena tidak ada sinyal smart sama sekali.. Akhirnya saya sekarang terpaksa menggunakan sinyal gpts im3 yang lemot ini..
Subscribe to:
Posts (Atom)